MEMAKNAI IDULFITRI DAN DERAJAT TAKWA
Alhamdulillahirobil’alamiin, Marilah kita haturkan puji syukur kepada Allah swt. yg telah memberikan banyak kenikmatan kepada kita semua, sholawat dan salam kita sanjungkan pada uswah hasanah kita Nabi Agung Muhammad saw beserta keluarga dan shahabatnya semua.
Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idulfitri tahun 1446 H dengan suka cita. Hari Raya Idulfitri adalah saat yang tepat untuk mawas diri setelah sebulan berpuasa dan berbagai rangkaian ibadah lainya, semoga kita dapat mendapatkan derajat takwa.
Tema kajian kali ini adalah Memaknai Idulfitri dan Derajat takwa, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al Baqoroh ayat 183 bahwa tujuan puasa adalah agar menjadi orang yang bertakwa. Memang seharusnya setelah melakukan berbagai amalan ibadah selama sebulan penuh itu bisa meningkatkan iman dan amaliyah lainnya, namun kenyataan di masyarakat belum demikian, pada bulan Ramadhan hampir semua masjid jamaahnya bertambah banyak, setelah Ramadhan mengapa jamahnya berkurang banyak. Hal ini menjadi renungan kita semua, apakah selama sebulan tidak membekas sedikitpaun di hati umat untuk meningkatkan iman dan takwa setelah Ramadhan. Karena bisa dilihat meningkatnya iman dan takwa seseorang adalah dengan seringnya dan meningkatnya umat berjamaah dimasjid serta aktivitas kegiatan di masjid tersebut.
Mari kita manfaatkan nalar untuk menjawab pemasalahan diatas dengan :
- Introspeksi / mawas diri sejauh mana kita memahamkan ajaran Islam dan mengamalkannya untuk bekal untuk hari esok, selama sebulan kita mendapatkan santapan ruhani untuk 11 bulan mendatang, agar kita beruntungan di dunia dan akherat, QS. Al Hasyr 18 berikut :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
-
- Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
- Mari mencari bekal akherat dan sebaik baik bekal adalah taqwa, Al Baqoroh 197 :
الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ ۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ
-
- … Berbekallah, dan Sesungguhnya Sebaik-baik bekal adalah takwa[124] dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal.
3. Mencari bekal akherat tapi janganlah melupakan dunia, sebagaimana Al Qoshos 77 :
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
-
- dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
4.Allah swt akan memberikan 5 derajat bagi orang yang bertaqwa, At Tholaq 2-3 :
a. Allah swt akan memberikan jalan keluar dalam menghadapi masalah
b. Allah swt akan memberi rizqi yang tak terbatas/tidak disangka-sangka
c. Alah swt akan memberikan mencukupi keperluan hidupnya
ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
….وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ
-
-
- … barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.3. dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.
-
d. Allah swt akan memberikan kemudahan dalam urusannya, At Tholaq 4 :
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
-
-
-
- … dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
-
-
e. Allah swt akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi, QS. Al A’rof 96 :
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
-
-
- Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
-
Semoga dengan kajian ini, dapat menggerakkan hati umat Islam selepas Ramadhan nanti, dan akan tetap semangat beribadah sebagaimana saat bulan Ramadhan, syukur bertambah giat lagi. Sehingga kita dapat meraih derajat takwa serta diampuninya dosa-dosa kita yang telah lalu. Aamiin Yaa Robbal’alamiin.
Nashrum minalloh wafathun qoriib.
Wasalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh.
Penulis: Dra. Sayuti, M.M. (Wakil Ketua PDA Bantul)